"Warga sudah ke pihak Wali Kota Jakarta Selatan namun pihak wali kota tidak berani. Makanya kita mencoba dari DPRD untuk memediasikan hal ini," ujar salah seorang warga, Pupung, kepada detikcom, di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).
Menurut Pupung, sebelumnya warga sudah protes ke pihak Marinir. Namun warga tidak pernah ditanggapi karena pihak komandan marinir tidak berada di tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keduanya akan datang kalau nggak sore ya malam," tutur Pupung.
Pupung menyebut, hujan besar di Pondok Labu terjadi pada Minggu (30/10) lalu mulai dari pukul 15.00 WIB-18.00 WIB. Air mencapai 2 meter setelah maghrib.
"Sejak Maret memang sudah banjir. Diduga karena di atas ada lapangan tembak marinir yang dibangun sejak Januari," kata Pupung.
Pantauan detikcom, aktivitas di lapangan tembak milik marinir terus berlangsung. Sementara warga yang kebanjiran menghentikan aktivitasnya seperti bekerja dan sekolah untuk membersihkan rumah.
(nik/vit)











































