SBY akan Bawa Isu Korupsi dalam KTT G20

SBY akan Bawa Isu Korupsi dalam KTT G20

- detikNews
Senin, 31 Okt 2011 09:38 WIB
SBY akan Bawa Isu Korupsi dalam KTT G20
Jakarta - Salah satu agenda kunjungan kerja Presiden SBY di Prancis adalah mengikuti KTT G20. Di sela-selanya, Presiden SBY akan mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin dunia.

"Di antaranya dengan Kanselir Jerman, Presiden Mexico, Presiden Komisi Eropa dan Presiden baru Uni Eropa," ujar Presiden SBY.

Hal tersebut disampaikannya di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta. Tepat pukul 08.00 WIB, Senin (31/10/2011), Presiden SBY dan rombongan terbang menuju ke Prancis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Besar kemungkinan, akan ada lagi kepala pemerintahan dari negara anggota G20 yang mengadakan pertemuan dengan Presiden SBY. Namun jadwalnya masih belum ditetapkan hingga keberangkatan pagi ini.

"Semua akan kita pergunakan sebaik-baiknya bagi kepentingan bangsa," ujar SBY.

Menurutnya, agenda utama KTT G20 tahun ini adalah implementasi komitmen penanggulangan krisis ekonomi yang melanda Eropa dan AS. Namun demikian Indonesia akan tetap mengedepankan isu pembangunan berkelanjutan yang menjadi perhatian negara-negara berkembang.

Selain isu ekonomi, Presiden SBY juga akan menyinggung isu lain yang juga penting bagi negara berkembang. Yaitu pencegahan kolektif dampak perubahan iklim dan perang melawan korupsi.

"Korupsi juga jadi masalah dunia," tegas SBY.

Gelaran KTT G20 berlangsung di Cannes, Prancis, pada 3 hingga 4 Nopember 2011. Sementara pada 1 dan 2 Nopember, Presiden SBY akan mengikuti rangkaian acara peringatan 10 tahun Deklarasi Keragaman Budaya yang digelar UNESCO di Paris, Prancis.

Atas undangan UNESCO, Presiden SBY akan menyampaikan pidato tentang budaya sebagai potensi kekuatan pembangunan. Indonesia diundang UNESCO untuk berbagi pengalaman mengelola keragaman budaya yang tentunya sangat tak mudah.

"Mereka juga ingin mendengar bagaimana pandangan dan usulan saya agar dunia lebih bersatu dan harmonis dengan menghomati keragaman budaya," sambung SBY.

(lh/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads