"Saya khawatir bila isu pembangunan yang jadi prioritas negara-negara berkembang diabaikan, kalau ada masalah maka dampaknya akan buruk," ujar SBY.
Hal ini disampaikannya sebelum bertolak ke Prancis untuk ikuti KTT G20. Keterangan diberikan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (31/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agenda tersebut sangat penting, sebab saat ini dunia sedang dalam bayang-bayang dampak krisis itu. Padahal dunia belum pulih benar dari dampak krisis finansial 2008 lalu.
"Saya lihat forum G20 cenderung diarahkan untuk membicarakan perekonomian di negara-negara maju. Meski itu penting, tapi itu bukan satu-satunya," ujar SBY.
"Indonesia akan terus konsisten suarakan kepentingan negara berkembang. Oleh karenanya di dalam G20, saya punya dua baju. Yaitu sebagai anggota G20 dan chairman ASEAN yang suarakan kepentingan ASEAN," sambung SBY.
Tahun ini KTT G20 digelar di Cannes, Perancis, pada tanggal 3 dan 4 Nopember 2011. Presiden SBY dalam kunjungan kerjanya kali ini didampingi oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Menlu Marty Natalegawa dan Menkeu Agus Martowardoyo.
(lh/van)











































