Gerindra Pastikan Prabowo Subianto Maju Pilpres 2014

Gerindra Pastikan Prabowo Subianto Maju Pilpres 2014

- detikNews
Senin, 31 Okt 2011 05:43 WIB
Gerindra Pastikan Prabowo Subianto Maju Pilpres 2014
Jakarta - Partai Gerindra memastikan Prabowo Subianto akan berlaga dalam Pilpres 2014. Tren popularitas Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu dinilai terus naik.

"Kalau kita di Gerindra sudah dipastikan Pak Prabowo akan maju dalam pilpres 2014. Dan kita yakin sekali kalau Pak Prabowo maju maka akan menang," tutur Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Senin (31/10/2011).

Menurut Muzani, masyarakat kian mengenal Prabowo sebagai tokoh yang akan maju dalam pilpres 2014. Hasil sejumlah survey yang dilakukan oleh banyak lembaga survet juga tidak terlalu mengecewakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita melihat hampir semua tren survey sekarang ini yang dilansir ke publik kita memiliki beberapa kesimpulan. Kesimpulan pertama Pak Prabowo selalu ditempatkan dalam 3 besar, artinya tren menuju 2014 cukup baik dan diharapkan mengarah ke sana," tuturnya.

Posisi Gerindra juga diyakini terus meningkat. "Hampir semua survey menempatkan Gerindra pada posisi meningkat, ada yang meletakkan dalam enam besar, empat besar, artinya ini momentum baik bagi Gerindra untuk mencalonkan Pak Prabowo. Pencalonan beliau tidak bisa ditawar meskipun pengambilan sikap politik akan kita cari waktu yang tepat," tandasnya.

Soegeng Sarjadi Syndicate, Rabu (26/10/2011), merilis hasil surveinya yang menempatkan Prabowo Subianto pada posisi teratas daftar calon presiden 2014. Sebaliknya, nama Megawati Soekarnoputri yang menjadi saingan Prabowo dalam beberapa survei, justru menghilang.

Prabowo unggul dengan angka 28 persen, kemudian disusul Mahfud MD 10,6 persen, Sri Mulyani Indrawati 7,4 persen, Aburizal Bakrie 6,8 persen, KH Said Agil Siradj 6 persen dan Din Syamsuddin 5,2 persen. Megawati justru berada pada posisi bawah yakni 0,3 persen, di bawah Dahlan Iskan (0,4 persen) atau di atas Chairul Tanjung (0,2 persen).

(van/feb)


Berita Terkait