"Generalisasinya yang dicantumkan sebagai pertanyaan kuesioner dengan hanya mencuplik segelintir politisi tadi terlalu berlebihan," kata pria yang akrab disapa Romi ini dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (31/10/2011).
Menurutnya kategorisasi usia muda di bawah 50 tahun juga sangat tendensius. Hal itu dikarenakan bertentangan dengan UU tentang Kepemudaan dan pandangan masyarakat yang menilai pemuda adalah pria berumur kurang dari 30 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPP, lanjut Romi, menghimbau lembaga-lembaga survei untuk mengedepankan etika, rasionalitas dan kejujuran akademik dalam menyusun dan mempublikasikan sebuah survei.
Seperti diketahui, dari survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), hanya 24,8 persen saja publik yang percaya dengan politisi muda. Merosotnya kepercayaan publik terhadap politisi muda disebabkan 4 alasan, salah satunya karena turut terlibat korupsi.
(feb/van)










































