95,7% Calhaj Tiba di Saudi, 81 Orang Wafat

Laporan dari Arab Saudi

95,7% Calhaj Tiba di Saudi, 81 Orang Wafat

- detikNews
Senin, 31 Okt 2011 00:00 WIB
 95,7% Calhaj Tiba di Saudi, 81 Orang Wafat
Jakarta - Jumlah jamaah calon haji Indonesia yang wafat hingga Minggu (30/10/2011) pukul 14.35 waktu Arab Saudi (WAS) atau 18.35 WIB mencapai 81 orang yang terdiri atas 79 orang merupakan haji reguler dan dua orang haji khusus atau yang lebih dikenal ONH Plus.

Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama di Makkah, Minggu, menunjukkan jamaah wafat terbanyak berasal dari embarkasi SUB (Surabaya) sebanyak 15 orang, disusul embarkasi SOC (Solo) 13 orang, embarkasi MES (Medan), JKG (DKI Jakarta) serta JKS (Jawa Barat) masing-masing 10 orang, serta embarkasi UPG (Makassar) delapan orang. Demikian dilansir media center haji (MCH).

Sementara jamaah calon haji Indonesia yang saat ini sudah berada di Arab Saudi mencapai 193.552 orang atau 95,72 persen. Jamaah yang sudah berada di Arab Saudi terbanyak berasal dari embarkasi SUB sebanyak 37.446 orang, embarkasi JKS sebanyak 36.235 orang, embarkasi SOC sebesar 32.915 orang serta embarkasi JKS 22.499 orang.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekah Arsyad Hidayat mengatakan, batas akhir (closing date) kedatangan jamaah calon haji sesuai keputusan Pemerintah Arab Saudi adalah tanggal 31 Oktober pukul 24.00 WAS atau 04.00 WIB tanggal 1 November.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah tanggal dan jam itu maka tidak ada lagi pesawat dan jamaah yang mendarat dan tiba di bandara udara di Jedah dan Madinah. Jadi seluruh kedatangan harus sebelum jam 24.00 waktu setempat," kata Arsyad.

Dia mengatakan, jamaah calon haji Indonesia baik yang reguler maupun haji khusus asal Indonesia diharapkan sudah berada di Arab Saudi sebelum jam tersebut agar tidak ada masalah. Seluruh jamaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi pada hari-hari terakhir ini menjelang puncak haji atau wukuf di Arafah, kata Arsyad, bergerak menuju Mekah sebagai persiapan pelaksanaan ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).

(nrl/van)


Berita Terkait