"Saya dulu pemberani, saya nggak mau ngalah," kata Megawati di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Sabtu (29/10/2011).
"Kakak saya laki-laki semua, tapi saya nggak mau kalah," lanjut Mega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mega juga tidak sependapat dengan anggapan bahwa wanita muslim harus berada di belakang bayang-bayang laki-laki. Dia mencontohkan, para pahlawan di Aceh, seperti Cut Nyak Dien dan Cut Meutia, yang berasal dari Aceh, mereka adalah perempuan.
"Islam kalau dikatakan perempuan di belakang itu salah. Justru Islam menyiarkan bahwa perempuan bisa ke depan," kata Mega mantap.
(anw/aan)











































