Dua Kali Bobol, Danpaspampres Sebaiknya Dicopot

Dua Kali Bobol, Danpaspampres Sebaiknya Dicopot

- detikNews
Sabtu, 29 Okt 2011 10:39 WIB
Dua Kali Bobol, Danpaspampres Sebaiknya Dicopot
Jakarta - Menyusul dua kali penerobosan ring I pengamanan presiden/wakil presiden, mucul suara-suara agar dilakukan perombakan dalam struktur Pasukan Pengamanan Presiden. Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, mengatakan sebaiknya Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Sutomo dicopot dari jabatannya.

"Kalau menurut saya danpaspampresnya itu harus diganti," kata Hasanuddin saat dihubungi detikcom, Sabtu (29/10/2011).

Penerobosan ring I terjadi berturut-turut saat Presiden SBY menghadiri ASEAN Fair di Bali, Senin (24/10) dan Wapres Boediono dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di Bandung, Sabtu (28/10) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasanuddin, yang merupakan sekretaris militer era Presiden Megawati Soekarnoputri ini, menjelaskan, Paspampres terbagi menjadi dua grup, yakni grup A untuk pengamanan presiden dan grup B untuk wapres. Komandan grup masing-masing bertanggung jawab atas pengamanan RI-1 dan R1-2.

"Tapi kalau dua-duanya sudah kebobolan, ya komandan Paspampresnya yang berarti harus diganti," ujar purnawirawan berpangkat terakhir mayor jenderal ini.

Dia menjelaskan, pengamanan ring I sangatlah krusial. Dia mencontohkan, bagaimana jika pengayuh sepeda ontel yang menerobos ring I Presiden SBY di Bali itu bukanlah tukang kebun, melainkan teroris yang membawa senjata.

"Atau misalnya presiden digranat dari jarak dekat, gimana coba?" kata Hasanuddin yang mengaku tidak pernah bobol dalam mengawal sejumlah presiden dalam sebelas tahun tugasnya.

Agus Sutomo sendiri mengaku terjadi kelengahan oleh anak buahnya dalam insiden di Bali. Namun, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono membantah Paspampres kebobolan.

"Tidak ada kebobolan. Bahwa pengamanan berlapis-lapis itu untuk mengantisipasi itu. Kalau lewat ring di sini, ya berikutnya, berikutnya. Sterilisasi dilakukan itu pasti," kata Suhartono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10).


(lrn/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads