Kedua rumah ini merupakan rumah kontrakan yang disewa oleh mahasiswa. Perusakan ini pula diduga berkaitan dengan bentrokan dua kelompok mahasiswa yang terjadi di BTP pada kamis malam lalu (27/10/2011).
Akibat penyerangan dengan menggunakan bom molotov ini, kaca bagian depan rumah rusak parah. Termasuk pula sebuah sepeda motor yang diparkir di halaman rumah tersebut. Kedua rumah itu sudah ditinggal pergi oleh penghuninya karena mereka sudah mengetahui adanya rencana penyerangan oleh kelompok mahasiswa dari etnis tertentu, yang merupakan rentetan dari peristiwa bentrokan yang terjadi pada kamis malam lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sempat melihat pelaku beberapa orang yang menggunakan sepeda motor, berupaya kabur setelah melakukan aksinya," ujar Farda.
Hingga saat ini aparat Polsek Tamalanrea masih menyelidiki peristiwa penyerangan yang melibatkan dua kelompok mahasiswa ini. Polisi sudah memberi garis polisi di lokasi kejadian.
(mna/lrn)











































