Korban Suramadu Tewas
Selasa, 13 Jul 2004 20:00 WIB
Surabaya - Kondisi seorang pekerja bangunan yang tertimpa runtuhan beton penyanggah Jembatan Suramadu tewas. Korban tewas saat dioperasi di RS DR. Soetomo, Selasa (13/7/2004), sekitar pukul 17.30 WIB.Saiput (30) pekerja proyek bangunan jembatan Surabaya-Madura (suramadu) tewas di meja operasi. Nyawanya tidak tertolong lagi setelah mengalami pendarahan yang tidak dapat dihentikan saat dilakukan operasi di RS. DR. Soetomo, Jalan Darmawangsa, Surabaya, Jawa Timur. Hal ini disampaikan Ketua Forum Pers Rs. DR. Soetomo, dr. Urip Moertedjo saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (13/7/2004).Menurut dr. Urip, Saiput, warga Peterongan Jombang, Jatim, saat operasi terjadi pendarahan yang tidak bisa dihentikan terutama pada luka tulang pinggul. Kondisi Saiput memang memprihatinkan. Selain luka pada tulang pinggul, Saiput juga mengalami luka serius di otak dan perut.Kini jenasah Saiput berada di kamar jenazah RS. DR. Soetomo. Almarhum merupakan korban jembatan monumental yang menghubungkan Surabaya-Madura. Siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB, 6 bentangan beton (gierder) yang dalam proses penataan ambrol. Saat itu terdapat sekitar 15 pekerja berada di lokasi. 14 lainnya selamat.Saat itu tengah dipasang balok kelima di atas pilar bentang ketujuh jembatan yang berada di sisi Surabaya. Balok kelima itu tiba-tiba patah dan mengakibatkan balok 1-4 turut ambruk.
(dni/)











































