Bentrokan itu terjadi antara kubu mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Teknik Elektro. Mulanya pada Jumat sore, bentrokan itu hanya di dalam kampus, namun kemudian meluas hingga keluar areal kampus. Kedua kubu terlibat saling kejar sambil membawa bambu runcing dan batu.
Satu orang yang menderita luka dalam bentrokan ini diketahui bernama, Muchtar S, mahasiswa Fakultas Teknik Elektro. Dia mengalami luka tusuk di bagian perut hingga kritis. Korban sempat diselamatkan rekannya ke dalam kampus setelah terkapar di badan jalan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyebab bentrokan masih kita dalami. Dari sejumlah keterangan mahasiswa, ada yang menyebutkan karena saling ejek dalam pertandingan bola, ada juga yang mengaku karena rebutan pacar," kata Tagam.
Tagam menegaskan, jika dalam pemeriksaan nantinya mahasiswa terbukti melakukan penganiayaan, tidak tertutup kemungkinan mahasiswa bersangkutan akan di proses menurut hukum yang berlaku.
(rul/lrn)











































