Polisi Amankan 24 Demonstran dari Depan Istana

Polisi Amankan 24 Demonstran dari Depan Istana

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2011 21:04 WIB
Jakarta - Sedikitnya 24 demonstran yang berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat diamankan ke Markas Polda Metro Jaya. Mereka diamankan karena memukul petugas saat demo.

"Ada 24 orang kita amankan di depan istana karena mereka memukul petugas dengan bambu dan kayu," ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno saat dihubungi wartawan, Jumat (28/10/2011).

Akibat aksi pemukulan itu, Sujarno mengatakan, ada tiga anggota polisi yang terluka. Meski demikian, lukanya tidak terlalu parah. "Ada satu yang memar," ucap Sujarno.

Berdasarkan pantauan detikcom pukul 20.30 WIB, 24 mahasiswa itu diangkut menggunakan kendaraan truk tahanan. Mereka kemudian digiring ke Satuan Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sujarno melanjutkan, 24 orang yang diamankan ini terdiri dari mahasiswa UNJ, UI dan STIA Swadaya. Hingga saat ini, puluhan orang itu masih dimintai keterangan di Mapolda Metro Jaya.

"Mereka akan didata, kemudian diperiksa apakah ada unsur melakukan tindak pidana atau tidak," kata dia.

Saat ditanya apakah mereka selanjutnya akan ditahan atau tidak, ia mengatakan pihaknya belum mengetahui langkah selanjutnya dari penyidik. Namun pemeriksaan terhadap pengunjuk rasa akan dilakukan petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Sementara itu, terkait aksi demonstrasi yang berlangsung di depan gedung DPR/MPR RI, Sujarno mengatakan, hingga pukul 20.00 WIB sejumlah pendemo masih bertahan di lokasi.

"Tapi sebentar lagi mereka bubar, busnya sudah stand by," katanya.

Ditemui di kantornya, Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan aksi unjuk rasa di depan istana sempat ricuh.

"Ada beberapa pengunjuk rasa dari kalangan mahasiswa yang sempat bersinggungan dengan petugas," kata Nico.

Ia mengungkapkan, petugas mengamankan mahasiswa karena berusaha memprovokasi massa dan membawa bambu sebagai alat peraga demonstrasi. Namun, Nico menuturkan aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda secara umum berjalan aman dan terkendali.

(mei/lrn)


Berita Terkait