Rio pertama kali diketahui tewas oleh resepsionis hotel sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ditemukan, lehernya terjerat seutas tali dan tergantung di plafon kamar. Tim identifikasi Polresta Medan yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga kuat Rio tewas akibat bunuh diri. Pasalnya tidak ditemukan bekas kekerasan dan penganiayaan pada tubuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada bekas penganiayaan. Lidah korban ditemukan keluar dan ada sperma dari kemaluan korban. Tanda ini biasanya akibat bunuh diri," kata Sandy.
Meski begitu, polisi tetap membawa jenazah korban ke Rumahsakit Umum (RSU) Pirngadi Medan untuk diotopsi guna memastikan penyebab kematian.
Peristiwa ini sempat membuat pengunjung Hotel Istana Medan ketakutan. Sejumlah pengunjung yang menginap, memilih pindah ke hotel lain.
"Jadi takut menginap. Kami check out saja. Mau cari hotel lain," kata Irma Suryani, salah seorang pengunjung sambil keluar dari hotel Istana.
(rul/ndr)











































