Pada Jumat (28/10/2011) siang, puluhan warga terlihat berkumpul di ujung desa mereka, yang berbatasan dengan Desa Gunung Kembang. Mereka pun menghentikan setiap truk pengangkut batubara yang hendak melintas, dan menyuruh sopir memutar arah baik dari arah Kota Lahat, maupun Muaraenim.
Kendaraan selain dump truk batubara masih diperbolehkan lewat. Ternyata, aksi blokir Jalinsum ini sudah terjadi sejak Kamis (27/10) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Polsek Merapi Barat dan Polres Lahat yang turun ke lokasi, tak mampu meredam emosi warga.
(tw/fay)











































