"Ibu saya kena diabetes. Mobil kena macet," kata Agus kepada wartawan di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (28/10/2011).
Awalnya, kendaraan yang ditumpangi Wardati lancar-lancar saja. Namun ketika memasuki jalan depan Stasiun Cikini macet mengular panjang. Ditunggu beberapa lama, macet tak kunjung terurai. Alhasil, keluarganya segera membopong dan menggendong ibu yang terus menahan sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menggendong orang sakit bukan perkara mudah. Akibatnya beberapa kali Agus berhenti di trotoar menghela napas. Kebetulan, saudara Agus yang ikut menemani perjalanan ke RSCM perempuan semua.
Karena tidak tahan menggendong, Wardati terpaksa dinaikan Bajaj yang kebetulan lewat beberapa meter dari RSCM. Meski Bajaj tersebut juga bergerak sangat lambat karena macet masih terus mengular.
"Masih dekat apa masih jauh ya?" tanya Agus.
Saat ini, ratusan massa telah bergerak menuju Istana Negara. Jalur yang diambil yaitu Jalan Kramat Raya, Jalan Kwitang, Tugu Tani dan memasuki Jalan Medan Merdeka. Sepanjang jalan, massa memblokir ruas jalan. Hindari jalur tersebut guna menghindari kemacetan.
(asp/anw)











































