Agus yang datang terlambat sekitar 15 menit terlihat santai memasuki ruang sidang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10/2011). Tanpa meminta maaf karena terlambat, Agus langsung duduk di kursi yang disediakan.
Sidang yang membahas soal pengesahan RUU tentang APBN 2012 pun berjalan seperti biasa. Tidak ada satupun interupsi dari anggota dewan yang mempertanyakan soal keterlambatan Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketua, usul. Ditelepon saja ajudan Pak Menteri. Macetnya di mana dan karena apa. Minta supaya Pak Menteri naik ojek ke sini. Supaya paripurna tidak mengganggu salat Jumat," usul Ruhut.
Sejumlah anggota DPR tampak tidak senang karena sidang terpaksa ditunda karena Agus belum datang. "Kok bisa telat sih gara-gara macet," kata seorang anggota Dewan sambil bersungut-sungut.
Sebagian lain juga tampak membicarakan keterlambatan Agus dengan rekan sebelahnya. Sebagian lain tampak memilih keluar ruangan. "Dari pada nunggu di dalam, mending di luar saja," kata salah satu politisi.
Kini sidang kembali diskors. Kali ini karena jam sudah menunjukkan waktu salat jumat. Para politisi pun bubar.
(ken/nwk)











































