Cegah Konflik Internal, Penetapan Ical sebagai Capres Mendesak

Rapimnas Partai Golkar

Cegah Konflik Internal, Penetapan Ical sebagai Capres Mendesak

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2011 11:00 WIB
 Cegah Konflik Internal, Penetapan Ical sebagai Capres Mendesak
Jakarta - Perpecahan di tubuh Partai Golkar menyusul diusungnya Aburizal Bakrie sebagai capres pada Pemilu 2014 rupanya benar menjadi kekhawatiran sejumlah fungsionaris partai beringin. Agar perpecahan itu tidak terjadi, mereka mendesak pencapresan Ical itu segera ditetapkan.

Demikian bunyi salah satu rekomendasi Komisi C dalam Rapimnas II Partai Golkar yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Jumat (28/10/2011). Hari ini, rapimnas tiga hari tersebut memasuki sesi penutupan yang didahului dengan pembacaan hasil sidang komisi.

Butir 14 rekomendasi Komisi C mendesak agar penetapan Ical sebagai bakal capres dari Golkar selambat-lambatnya dilakukan pada Juni 2012. Selain untuk mencegah konflik internal, penetapan lebih awal berguna untuk sosialisasi figur Ical, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komisi C yang membidangi pemenangan pemilu Golkar juga meminta agar Ical selekasnya dijadikan ikon dan simbol Golkar. Sejak 2007, Golkar tidak lagi punya simbol seperti halnya Golkar di masa lalu.

Desakan agar Ical segera ditetapkan sebagai capres juga dilontarkan oleh Komisi A. Mereka meminta agar penetapan itu dilakukan dalam Rapimnas III atau melalui Rapimnas khusus selambat-lambatnya pada akhir tahun 2012.

Hadir dalam penutupan Rapimnas ini Ical, Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad, Sekjen Idrus Marham, serta Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung. Sebelumnya, pada hari kedua Rapimnas, sebanyak 33 jajaran DPD Golkar mendeklarasikan dukungan terhadap Ical sebagai calon presiden tunggal dari Golkar.

Ical sendiri telah menyatakan kesediaanya untuk dicalonkan sebagai presiden dari Golkar pada Pemilus 2014 mendatang.

"Saya tidak menolak dicalonkan, deklarasi kita lakukan pada rapimnas 2012 mendatang," kata Ical saat menyampaikan pandangan umumnya di Rapimnas, kemarin.

(irw/anw)


Berita Terkait