PDIP Siap Kompromi Bahas PT Pemilu 2014

PDIP Siap Kompromi Bahas PT Pemilu 2014

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2011 10:02 WIB
 PDIP Siap Kompromi Bahas PT Pemilu 2014
Jakarta - PDIP tetap bertahan Parliamentary Threshold (PT) di angka 5 persen. Tetapi, PDIP tetap membuka ruang kompromi dengan partai lain untuk membahasnya.

"Sebenarnya, 4 persen cukup moderat. Tetapi, saya meyakini PDIP akan tetap bertahan di angka 5 persen. Kalau Demokrat kan masih 4-5 persen jadi masih ada ruang untuk dilakukan kompromi," ujar Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung, kepada detikcom, Jumat (28/10/2011).

Menurut dia, usul pemerintah PT Pemilu 2014 sebesar 4 persen cukup positif dan menjadi salah satu jalan keluar untuk mengatasi perdebatan mengenai PT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, kata dia, keputusan final ada di DPR. "Karena sejak 1999 kita sudah demokratis, harapan publik kepada DPR ini kalau kita tidak melakukan tidak sungguh-sungguh dan baik maka tingkat kepercayaannya bisa makin lama makin menurun. Itu juga tidak menguntungkan bagi kehidupan berdemokrasi," kata Pramobo.

Selain itu, Pramono berpendapat penataan kelembagaan di DPR menjadi penting. "Termasuk, bagaimana pemilu itu menghasilkan selain partai yang sederhana. DPR yang lebih baik dan anggotanya yang lebih kredibel," kata dia.

PDIP juga siap kompromi mengenai sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup, termasuk mengadopsi sistem Pemilu di negara lain.

"Saya tidak masuk dalam wilayah itu. Apa pun pilihan itu kan ada untung ruginya. Mungkin bisa juga dipikirkan sistem gabungan seperti pendekatan di negara-negara lain, yakni diputuskan 50 persen oleh partai dan 50 persen terbuka," papar pria yang juga wakil ketua DPR ini.

Pemerintah resmi mengusulkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) revisi UU Pemilu. PT yang diterapkan dalam pemilu legislatif 2014 mendatang diusulkan pemerintah sebesar empat persen dan berlaku secara nasional baik di tingkat DPR maupun DPRD.

FPD pernah mengusulkan PT sebesar empat persen, sementara dua partai besar lainnya, yakni Golkar dan PDIP mengusulkan PT sebesar 5-7 persen. PKS dan PAN tidak masalah PT 4 persen. Sedangkan Fraksi Hanura menolak usulan pemerintah. Hanura berharap PT 3 persen.

(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads