"Di saat yang lain masih malu-malu, Golkar secara terbuka sudah berani menjelaskan mengenai (pilpres) 2014. Ini keuntungan bagi Golkar karena bisa lebih serius menggarap konsolidasi dibandingkan partai lain," ujar pengamat politik Charta Politika Indonesia, Arya Fernandes kepada detikcom, Jumat (28/10/2011).
Arya melihat, pencalonan yang terbilang dini ini sebagai bentuk seriusnya Golkar memenangkan Ical. Kini tinggal bagaimana tim sukses Ical membuatnya menjadi lebih dikenal oleh publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golkar yang juga duduk dalam koalisi pemerintahan, imbuh Arya, akan memainkan peran ganda. Dalam dua tahun ke depan, Golkar diprediksi akan tetap berada di dalam pemerintahan.
"Namun tetap mahir kapan harus mengkritisi kebijakan pemerintah," jelas Arya.
Demokrat pun tidak akan buru-buru menendang Golkar dari koalisi. Biar bagaimana pun juga, dua partai ini saling memanfaatkan.
Namun di tahun 2013, situasi politik akan mulai memanas. Semua partai akan mulai bersiap-siap untuk menyambut pemilu.
"Konstelasi pemerintah dan Golkar akan terbelah. Bukan hanya Golkar dan Demokrat saja, tapi juga partai lain," tandasnya.
(mok/ahy)











































