"Imbas langsung tak ada, saya kira imbasnya justru ke dalam Golkar itu sendiri," ujar Manager Public Affairs Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi kepada detikcom, Kamis (27/10/2011).
Burhanuddin memberi contoh, pertanyaan mengenai tidak adanya lagi konvensi capres di Golkar justru datang dari kalangan internal sendiri. Beberapa kader Golkar menanyakan alasan konvensi dihapuskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Rapimnas Partai Golkar, 33 DPD sepakat mendukung Ical menjadi capres 2014. Deklarasi itu dibacakan oleh Ketua DPD asal Sulawesi Tenggara Ridwan Bae.
Golkar memastikan meniadakan konvensi yang digagas era Ketua Umum Akbar Tandjung pada 2004. Namun Golkar menepis jika dituding tidak demokratis.
(mok/ahy)











































