DPR Dukung Rotasi Guru di SMA 70

Kasus Bully

DPR Dukung Rotasi Guru di SMA 70

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2011 06:13 WIB
DPR Dukung Rotasi Guru di SMA 70
Jakarta - Anggota DPR dari Komisi Pendidikan, Dedi Gumilar, setuju dengan adanya wacana rotasi guru-guru yang ada di SMA 70. Rotasi ini bisa menjadi penyegaran pola pikir guru-guru dalam menyikapi kasus kekerasan yang marak terjadi di sekolah tersebut.

"Saya rasa itu ide yang bagus, supaya jadi penyegaran. Bukan hanya itu, jika ada guru bagus di sekolah itu kan juga bisa dirasakan oleh sekolah lain," tegas Dedi kepada detikcom, Kamis (27/10/2011).

Dedi juga setuju jika guru-guru ikut diminta pertanggungjawaban dalam kasus kekerasan yang dilakukan senior terhadap adik kelasnya. Dinas Pendidikan DKI juga diminta untuk aktif dalam memantau kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara internal, guru-guru juga harus diminta tanggung jawab," tegas politisi PDIP ini.

Sekitar 15 orangtua siswa SMA 70 Jakarta melapor ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Masalahnya, anak-anak mereka yang masih kelas 1 SMA menjadi korban bully senior.

Kedatangan orangtua murid itu diwakili oleh tujuh orang. Mereka didampingi mantan pengurus Komite Sekolah SMA 70, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah, dan diterima Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dan mantan Ketua Komnas PA Seto Mulyadi.

"Kami datang ke Komnas Perlindungan Anak untuk melaporkan tindak kekerasan yang dialami oleh anak-anak kami baik secara fisik maupun psikologi. Anak kami yang laki-laki biasanya sering ditendang dipukul, ditempeleng oleh siswa kelas 3, pokoknya kayak di STPDN-lah, dijejerin satu per satu. Sedangkan anak kami yang perempuan biasanya di-bully secara verbal dengan kata-kata yang tidak pantas oleh kelas 3," ujar salah satu bapak yang berbicara mewakili para orangtua yang melapor.


(mok/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads