"Kalau untuk Ical saya rasa harus dilakukan konvensi. Karena Golkar adalah partai yang luar biasa besar dengan basis masa yang begitu besar. Dan apalagi politik belum tentu yang mempuyai jabatan Ketum itu serta merta berhasil jadi capres," tutur Wasekjen PAN, Mumtaz Rais.
Hal ini disampaikan Mumtaz kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk testing the water dan legitimasinya diakui. Jadi kalau memang yakin dicintai kadernya sendiri kenapa tidak dilakukan survei. Apalagi banyak tokoh muda di Golkar Fadel, Priyo, masih banyak lagi," tuturnya.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan tidak akan ada mekanisme konvensi pada pemilihan capres 2014. Dalam konvensi, calon dari parpol akan ditandingkan dengan calon lain sesama partai. Namun hal itu tak dilakukan lagi oleh Partai Golkar.
"Eggak ada, enggak ada (konvensi)," kata Ical, dalam sela-sela Rapimnas PG, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (27/10/2011).
(van/ndr)











































