"Kontestasi tua muda sudah terjadi sejak dulu. Tapi secara alamiah gesekan tua muda itu akan menggerakkan perubahan yang positif. Yang muda pasti akan lebih tahan banting, tentu mudanya jangan yang ngawur tapi muda yang berisi," terang pengamat politik Sukardi Rinakit dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2011).
Kader senior yang akan jadi capres menurutnya itu-itu saja. Untuk saat ini baru beberapa nama yang muncul ke permukaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara kader junior mulai saling mengintip. Beberapa sudah berada pada posisi yang mumpuni.
"Saya pikir banyak tokoh lainnya. Di Golkar ada Priyo Budi Santoso, di PDIP ada Pramono Anung dan Puan Maharani, di PD ada Marzuki Alie. Masih banyak politisi lain yang muda-muda,"bebernya.
Namun pada akhirnya parpol masing-masing yang akan menentukan. Karena politisi yang lebih muda jelas hampir semuanya bukan ketum parpol.
"Karena kalau dimunculkan bisa malah hilang. Jadi kalau sayang, jangan terlalu dikuliti," tandasnya.
(van/gun)











































