Akbar: Kini Tak Ada Konvensi, 2019 Bisa Saja Digelar Lagi

Akbar: Kini Tak Ada Konvensi, 2019 Bisa Saja Digelar Lagi

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2011 15:49 WIB
Akbar: Kini Tak Ada Konvensi, 2019 Bisa Saja Digelar Lagi
Jakarta - Meski Pilpres 2014, Golkar tak menggunakan sistem konvensi. Namun Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan penggunaan mekanisme itu bisa dilakukan lagi pada pilpres mendatang.

"Bisa saja konvensi lagi (periode berikutnya). Itu dilihat dari kondisi saat itu dan dilihat dari semangat pimpinan waktu itu. Kalau semangatnya agar lebih terbuka maka kembali ke konvensi," kata Akbar.

Hal itu disampaikannya dalam sela-sela Rapimnas PG, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (27/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya tidak digelarnya konvensi bukan berarti Golkar tidak demokratis. Akbar menilai suara dan pandangan DPD tetap didengar untuk memutuskan siapa yang akan diusung menjadi capres 2014. Konvensi tidak dilakukan karena daerah tidak menghendaki.

"Dorong agar konvensi bisa tapi DPD-DPD menganggap tidak perlu. Cukup aspirasi dari daerah. Tidak ada tokoh lain dan DPD tingkat 1 minta agar capres diputus pada rapim ini," ujarnya.

Akbar menambahkan ditiadakannya konvensi bisa dibakukan dalam sebuah aturan. Namun itu bisa dilakukan hanya pada saat Musyawarah Nasional (Munas) saja.

"Kalau keputusan Munas maka akan berlaku bagi semua jajaran dan tidak ada pertentangan mengenai mekanisme," tutupnya.
(feb/ndr)


Berita Terkait