"Oleh karena itu, dari Kemenkum HAM sudah merencanakan dalam waktu dekat akan mengirim tim. Ini saya harapkan untuk kita bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan kemudian mengetahui apa kira-kira yang harus kami lakukan," kata Amir usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10/2011).
Amir menghindari berkomentar karena kurang mendalami konflik di Papua.
"Yang terbaik adalah saya menghindarkan komentar-komentar sampai saya menguasai sesuatu dengan baik," ujar Amir.
Selain itu, menurut dia, persoalan Papua sangat sensitif. "Kita harus akui, kita harus menjaga perasaan Saudara-saudara kita di Papua. Saya tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan sebelum menguasai dengan baik apa yang terjadi," kata politisi Partai Demokrat ini.
Amir sebelumnya memilih berhati-hati dalam mengomentari konflik di Papua. Ia beralasan belum tahu tentang insiden ditembaknya Kapolres Mulia AKP Dominggus Awes oleh dua orang tak dikenal.
(her/aan)











































