"Tadi kejadiannya pukul 05.30 WIB. Pas saya melintas dari Ancol menuju Tanjung Priok. Ada truk trailer jatuh kepalanya saja, ke jalan yang di bawah tol. Sedangkan badannya masih nyangkut di tol," kata seorang saksi, Ali saat dihubungi detikcom, Kamis (27/10/2011).
Ali menduga sopir truk tersebut hendak keluar di pintu tol Tanjung Priok. Namun kemungkinan sopir itu mengantuk hingga kebablasan menuju Cawang. Setelah melewati pintu tol Tanjung Priok, sopir tersebut baru sadar. Akhirnya sopir itu banting stir ke kiri dan menabrak pembatas jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Ali, karena kejadiannya masih pagi, kendaraan yang melintas di tol tersebut masih sepi. Jatuhnya kepala truk tersebut tidak mengenai kendaraan lain dan tidak mengakibatkan kemacetan.
"Nggak macet karena masih pagi sekali," ujarnya.
Ali mengaku sempat melihat sopir truk tersebut bersimbah darah. Sopir tersebut lalu dibawa ke RS Puri Medika, Plumpang. Ali juga melihat Di depan truk tersebut ada tulisan Tubagus Grup dengan nomor pintu UT 0503.
"Saya nggak tahu meninggal atau nggak. Tapi kepalanya dan hidungnya keluar darah. Yang saya lihat cuma sopir saja. Nggak ada orang lain. Truknya juga kosong," ungkapnya.
Kecelakaan tunggal ini lalu ditangani sigap oleh petugas lalu lintas yang ada di sekitar lokasi. "Tadi langsung cepat-cepat ditangani polisi," imbuhnya.
(gus/fay)











































