"Saya hargai hasil survei itu karena SSS lembaga studi yang kredibel, hasilnya surveinya bisa dipercaya," tutur Mahfud dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (27/10/2011).
Mahfud juga menyatakan, hasil survei SSS tersebut merupakan refleksi dari apa yang diinginkan masyarakat saat ini. Namun sang Ketua MK ini mengatakan selama ini dirinya tiak pernah mempersiapkan diri untuk mencalonkan sebagai presiden atau wakil presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfud mengaku dirinya tidak memiliki kendaraan politik untuk maju dalam Pemilu 2014 mendatang. Meski begitu, menurutnya untuk urusan citra seseorang, publik akan memiliki pandangan obyektifnya sendiri.
"Saya tak punya parpol yang berkampanye atau tim yang bekerja untuk membangun citra, tapi toh akal sehat publik membangun citra menurut pandangan obyektifnya sendiri," tutur Mahfud.
"Soal sikap saya, saya mendukung isi konstitusi bahwa setiap calon presiden/wapres harus berangkat dari Parpol, sedangkan saya tak punya Parpol. Nanti kita lihat perkembangannya setelah tahun 2013," papar Mahfud.
Sekali lagi nama Mahfud MD masuk dalam daftar capres/cawapres terpopuler. Kali ini dalam survei yang dilakukan SSS, dia dinobatkan sebagai bakal cawapres terpopuler untuk Pilpres 2014.
Survei menempatkan Mahfud di posisi teratas untuk kategori cawapres 2014 dengan 15,6 persen. Kemudian Sri Mulyani (8%), Pramono Edhi Wibowo (7,1%), Din Syamsuddin (6,8%), KH Agil Siradj (6,3%), Djoko Suyanto (3,9%), dan Puan Maharani (3%).
Sementara untuk capres 2014, Mahfud MD menempati urutan dua dengan 10,5 persen. Jauh di bawah popularitas Prabowo Subianto yang mencapai 28,1 persen.
"Sebagai akademisi, Mahfud MD oleh responden dianggap jujur (44%), pandai (24,1%), dan mempunyai ketegasan (12,6%)," kata peneliti SSS, Ari Nurcahyo, dalam paparan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (26/10/2011).
(fjp/lrn)










































