Komisi I DPR akan Panggil BIN & Al Zaytun
Selasa, 13 Jul 2004 16:22 WIB
Jakarta - Komisi I DPR dalam waktu dekat berencana akan memanggil BIN dan Al Zaytun menyangkut kasus pengerahan massa dan penggelembungan suara Pemilu."Dalam waktu dekat kita memang akan berbicara dengan BIN. Sebenarnya tadi sudah ada pembicaraan dengan BIN. Tadi kita membicarakan tentang anggaran BIN. Tapi sempat juga mempertanyakan mengenai kinerja BIN yang kita kaitkan dengan persoalan Al Zaytun."Demikian kata anggota Komisi I DPR asal Golkar Happy Bone Zulkarnaen usai rapat Komisi I DPR di Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta, Selasa (13/7/2004)."Pihak BIN mengatakan itu semua fitnah besar bila BIN berada di balik kasus Al Zaytun. Tapi kita ingin informasi yang lebih jelas lagi. Bukan hanya dari BIN, tapi juga dari pihak Al Zaytun, dan kemungkinan dari Metro TV yang semalam menayangkan pembahasan kasus Al Zaytun, yang juga memanggil narasumber dari NII (Negara Islam Indonesia)," tuturnya.Namun demikian, Bone mengkhawatirkan pemanggilan terhadap Al Zaytun mengalami gangguan. Sebab DPR menjalani masa reses pada 16 Juli 2004. Namun Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong sudah mengatakan akan mencoba mengatur waktu untuk bertemu dengan Al Zaytun.Kenapa BIN tidak bergerak menumpas NII kalau memang sudah tahu keberadaannya? tanya wartawan."Saya tidak mau berspekulasi soal itu. Karena ini spekulatif sekali. Kebenarannya juga masih kita klarifikasi. Jadi tidak gampang mengatakan hal hitam atau putih. Tapi yang jelas kita akan coba klarifikasi secara lebih mendalam," demikian Bone.
(sss/)











































