Disebut di Bawah Mega, Ical: Tidak Jadi Soal

Disebut di Bawah Mega, Ical: Tidak Jadi Soal

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 16:02 WIB
Disebut di Bawah Mega, Ical: Tidak Jadi Soal
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak mempersoalkan hasil survei capres yang menyebut dirinya berada di bawah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ical memilih fokus menggenjot suara Golkar agar mencapai 25 persen.

"Tidak jadi soal (posisi di bawah Mega). Di mana pun kita berada asalkan kita punya tren naik, kalau trennya naik itu penting. Justru karena itu kita perbaiki. Pada tahun mendatang, kita lihat apakah mungkin atau tidak. Baru pada rapim 2012 akan ditentukan siapa calon dari Golkar," papar Ical.

Hal ini disampaikan Ical usai menghadiri diskusi bertajuk "Membangun Desa Menuju Kesejahteraan" yang digelar di sela-sela acara Rapimnas Partai Golkar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (26/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ical mengatakan Partai Golkar harus mampu menaikkan suara hingga 25 persen agar bisa maju dalam Pilpres. Suara Partai Golkar saat ini baru 14,5 persen.

"Kalau dilihat popularitas itu mencapai 14 persen maka itu dinaikkan lagi menjadi 20 persen. Jadi karena ini belum, maka kita adakan Insya Allah pada tahun depan. Kita akan bicarakan nanti dalam Rapim," kata pria yang terbalut kemeja warna kuning dan celana hitam ini.

Menurut dia, hasil survei penting karena yang akan memilih adalah rakyat Indonesia, bukan kader Golkar atau anggota Partai Golkar "Jadi survei tidak boleh diatur-atur. Buat apa ada survei kalau menyenangkan diri sendiri," kata Ical.

Survei yang menyebut posisi Ical berada di bawah Mega salah satunya,
Jaringan Suara Indonesia (JSI).

Survei JSI menunjukkan Mega diramalkan memperoleh suara 23,8 persen jika Pilpres diadakan hari ini. Perolehan suara kedua terbanyak akan diperoleh Prabowo Subianto 17,6 persen kemudian Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie 13,7 persen, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa 4,9 persen dan Menko Polkam Djoko Suyanto 1,1 persen.
(aan/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads