"Ke depan Pemimpin KPK yang baru harus mengutamakan kasus-kasus korupsi besar. Sehingga penegakan hukum oleh KPK berdampak pada penyelamatan uang rakyat sebanyak mungkin," ujar anggota FD di Komisi III Didi Irawadi Syamsuddin kepada detikcom, Selasa (25/10/2011).
"Pimpinan KPK baru harus libas koruptor kakap di sektor anggaran dan pajak. Koruptor pajak, ilegal mining, ilegal logging, ilegal fishing, mafia anggaran adalah kejahatan extra ordinary crime yang harus jadi fokus utama. Juga terhadap kejahatan BLBI yang belum tuntas tidak boleh dilupakan," tambahnya.
Khususnya mafia anggaran di legislatif dan eksekutif harus jadi perhatian khusus. Menurut Didi, kasus yang belakangan santer jadi perhatian publik itu harus dijadikan momentum untuk melakukan pemberantasan mafia anggaran.
"Pimpinan KPK harus punya nyali lebih sehingga bisa memberangus koruptor dari hulu ke hilir," terangnya.
Disamping itu calon pimpinan KPK yang baru harus bersih. Bersih dari kasus hukum, bebas kepentingan, tegas dan berani.
"Pimpinan KPK juga harus orang yang independen. Dalam arti orang tersebut tidak membawa kepentingan politik apapun yang membuat pimpinan KPK tersebut rawan konflik kepentingan saat memimpin KPK," imbuhnya.
(her/mpr)











































