Kejahatan di lingkungan padat penduduk misalnya saja terjadi saat Hertati dan anaknya ER dibunuh di rumah kontrakannya di Cilincing. Mayat Hertati dibuang dalam kardus, sedangkan anaknya dibuang dalam kopor. Seandainya sistem pendataan penduduk di kawasan itu dilakukan dengan benar, diperkirakan pengungkapan kasus pembunuhan itu, bisa terungkap lebih cepat.
"Kondisinya, karena di sana daerah terpadat untuk kawasan Jakarta Utara ya Cilincing," kritik Kepala Bagian Operasi Jakarta Utara, AKBP Hapsoro, saat ditemui detikcom di Mapolres Jakarta Utara, Selasa (25/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus di KBN Cakung dan KBN Marunda saja tercatat yang bekerja di sana sekitar 40 ribu orang," terangnya.
Dengan padatnya penduduk di wilayah tersebut, dia menilai aksi kejahatan akan lebih leluasa terjadi.
"Masyarakat akan mengamankan diri sendiri, seperti memasang tripleks di kaca, takut kena lemparan batu saat tawuran," kata Hapsoro.
Hapsoro menjelaskan, bahwa di dalam masyarakat tentu terdapat potensi gangguan. Tapi gangguan-gangguan itu masih bisa diminimalisir.
"Dipotensi gangguan itu peran aparatur daerah sangat penting," ujarnya.
Jika menjadi gangguan nyata, lanjut Hapsoro, maka yang berperan dalam penanganannya adalah pihak keamanan. "Tapi pencegahannya ya dari masyarakat itu sendiri," tambahnya.
(lia/vit)











































