Demokrat Nilai Banyak Capres di PDIP, Bukan Hanya Puan

Demokrat Nilai Banyak Capres di PDIP, Bukan Hanya Puan

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2011 16:23 WIB
Demokrat Nilai Banyak Capres di PDIP, Bukan Hanya Puan
Jakarta - Partai Demokrat (PD) melihat banyak kader muda di internal PDIP yang layak maju pilpres 2014. Antara lain Pramono Anung, Maruarar Sirait, Budiman Sudjatmiko, dan Ganjar Pranowo yang merupakan kader muda potensial di PDIP. Jadi bukan hanya Puan Maharani.

"Mungkin Puan perlu lebih tampil di ajang politik terbuka. Sehingga publik bisa lihat langsung bagaimana Puan memetakan masalah, mencermati isu, menyikapi masalah bangsa atau memformulasikan pikirannya terhadap politik, kepentingan rakyat dan kenegaraan," tutur Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10/2011).

Menurut Ramadhan, banyak kader muda PDIP yang berprospek dan memiliki kualitas unggul, meskipun bukan darah biru keturunan Soekarno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami lebih fasih mencermati Ara Sirait, Budiman Sudjatmiko, Ganjar Pranowo, Arif Wibowo, Pramono Anung, mereka ini rekan sekaligus kompetitor dalam politiknya Puan. Saingannya memang dari internal PDIP termasuk Mega," paparnya.

Sementara Puan masih perlu banyak jam terbang politik. "Saya tak bilang Puan tak punya kapasitas. Kalau mau jadi tokoh nasional, apalagi Presiden, nggak mungkinlah ujug-ujug. Siapa pun harus lewati proses politik keras, jalan terjal, tebing curam dan ganasnya samudera. Dari berbagai isu dan persoalan bangsa itu, psikologisnya juga tampak dan bisa diuji," terangnya.

Pada akhirnya memang internal PDIP yang memutuskan siapa capres yang dipandang mumpuni. Karena pada akhirnya partai yang punya kuasa sepenuhnya terhadap capres masing-masing.

"Siapa akhirnya yang digadang-gadang PDIP dari semua tokoh muda di atas, urusan internal PDIP lah. Bagi saya, mereka aset bangsa, walaupun kompetitor politik kami. Kita bangun budaya politik respek, saling-menghargai, hormati perbedaan di antara semua kader bangsa," tandasnya.

(van/ndr)


Berita Terkait