Golput di Bali Mencapai 20%

Golput di Bali Mencapai 20%

- detikNews
Selasa, 13 Jul 2004 13:17 WIB
Denpasar - Jumlah golput pemilu presiden di Bali sangat signifikan, yaitu sebesar 20 persen dari 2.535.601 pemilih. Jumlah golput ini meningkat sebesar 7,3 persen dibandingkan dengan pemilu legislatif lalu."Masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya pada pemilu presiden 5 Juli 2004 mencapai kisaran 20 persen dari jumlah pemilih yang terdaftar," kata Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Gede Wisnumurti di kantor KPUD Bali, Jalan Tjok Agung Tresna, Denpasar, Selasa (13/07/2004). Wisnumurti mengatakan, masyarakat yang golput terdiri dari beberapa kriteria, yaitu masyarakat yang secara sadar tidak menggunakan hak pilihnya."Ada juga yang lalai, sakit pada saat pencoblosan sehingga tidak berangkat ke tempat pemungutan suara (TPS) dan berlibur," katanya. Dari 8 kab/1 kota se-Bali, jumlah golput terbesar terdapat di Kota Denpasar, yaitu sebesar 28 persen, disusul Kabupaten Karangasem 22,5 persen, Klungkung 20 persen. "Sehingga kisarannya mencapai 20 persen," katanya.Sementara itu, dari hasil akhir penghitungan suara di seluruh KPUD kab/kota se-Bali, suara yang tidak sah pada pemilu presiden mencapai 4,5 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan pemilu legislatif sebesar 7,5 persen. "Selain menjadi kewajiban KPU, sosialisasi cara mencoblos juga menjadi tanggung jawab tim kampanye. Karena mereka sangat berkepentingan dengan suara rakyat," ujar Wisnumurti.Dari perolehan suara sementara di Bali, Capres Megawati masih unggul dengan meraup 1.115.708 suara atau (54,7%) disusul Susilo Bambang Yudhoyono 654.127 (32,1%), Wiranto 210.784 (10,3%), Amien Rais 48.472 (2,4%) dan Hamzah Haz 9.751 (0,5%). "Besok Rabu KPUD Bali akan mengesahkan perolehan suara tersebut melalui rapat pleno," demikian Wisnumurti. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads