Panglima TNI: Tak Ada Kebobolan, Tindakan Paspampres Sudah Benar

Panglima TNI: Tak Ada Kebobolan, Tindakan Paspampres Sudah Benar

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2011 15:06 WIB
Panglima TNI: Tak Ada Kebobolan, Tindakan Paspampres Sudah Benar
Jakarta - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono ogah Paspampres disebut kebobolan lantaran ada seorang kakek bersepeda ontel melenggang sangat dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, tindakan Paspampres sudah benar.

"Tidak ada kebobolan. Bahwa pengamanan berlapis-lapis itu untuk mengantisipasi itu. Kalau lewat ring di sini, ya berikutnya, berikutnya. Sterilisasi dilakukan itu pasti," kata Suhartono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2011).

Suhartono mengklaim, Paspampres sudah bergerak cepat saat sang kakek melintas. Tindakan untuk mengamankan Presiden juga langsung dilakukan dengan menggiring kakek yang ternyata berprofesi sebagai tukang kebun itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin anggota Paspampres kan sudah melakukan tindakan-tindakan itu. Reaksinya ada. Artinya jika ada hal-hal yang tidak semestinya sudah dilakukan tindakan-tindakan oleh Paspampres. Kita lihat sudah, dan cara melakukan pun dengan benar itu, tidak ada kekerasan, mari digiring ditanya, kemudian direkonstruksi," kata Suhartono.

Meski begitu, Suhartono mengakui seharusnya memang tidak ada orang yang melintas sedekat itu dengan SBY. Karena itu, ke depan, peristiwa itu bakal menjadi bahan evaluasi.

"Memang ada yang kita harus evaluasi untuk perbaikan-perbaikan ke depan. Tapi kalau saya lihat, responsnya Paspampres sudah benar," kata Suhartono.

Sebelumnya diberitakan seorang kakek, Nyoman Minta, diamankan polisi karena tiba-tiba melintas sangat dekat dengan SBY. Akibat peristiwa itu, Minta diperiksa hingga dini hari. Polisi menyebutkan Minta sudah pulang, namun keluarga mengaku belum bertemu Minta.ο»Ώ


(ken/fay)


Berita Terkait