SBY Dorong PPATK Jelaskan Hasil Analisa kepada Masyarakat

SBY Dorong PPATK Jelaskan Hasil Analisa kepada Masyarakat

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2011 14:24 WIB
Jakarta - Presiden SBY mendorong PPATK lebih aktif menjelaskan temuan hasil analisa kepada masyarakat, terutama transaksi keuangan yang disinyalir ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi. Sehingga masyarakat tidak dibingungkan dengan berbagai versi informasi bahkan isu politisasi yang kerap mengiringi proses hukum kasus dugaan korupsi.

"Seringkali di dalam upaya pemberantasan korupsi, rakyat dibingungkan atas berbagai versi dan ragam yang berbeda-beda, baik itu di arena politik atau media masssa. Ketika terjadi seperti itu, maka berikan keterangan yang faktual sehingga terbebas dari politik, dari hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan hukum dan keadilan," ujar SBY.

Dorongan tersebut dia sampaikan dalam pidato sambutannya ketika melantik Muhammad Yusuf sebagai Ketua PPATK menggantikan Yunus Hussein. Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Selasa (25/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden mengingatkan, apa saja yang PPAT sampaikan sebagai informasi atau keterangan kepada masyarakat harus berdasarkan fakta temuan. Sehingga setiap dapat dipertanggunjawabkan secara hukum dan moral kelak.

"Berikan keterangan yang faktual dan bisa dipertanggungjawabkan atas hasil pemantauan pengawasan pencatatan pengolahan dan analisis berbagai transasksi keuangan. Apakah ada yang mencurigakan apakah tidak. Apakah yang diduga kuat berkaitan dengan kejahatan, atau tidak," sambung SBY.

Sebelumnya presiden menegaskan harapan agar PPATK tetap menjaga independensi lembaga. Setiap ada upaya intervensi pihak mana pun terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab PPATK.

"Independesi PPATK harus terus dapat dipertahankan dan dijunjung tinggi," tegas SBY.


(lh/ndr)


Berita Terkait