Pantauan detikcom, Selasa (25/10/2011), kemacetan terjadi di Jl Muhammad Isa. Kemacetan di jalan ini mencapai 5 Km selama dua jam mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Tak cuma itu, Jalan R Sukamto juga macet. Banyak kendaraan yang mengantre di SPBU Palembang Trade Centre (PTC).
Antrean panjang di beberapa SPBU ini terjadi sejak Senin (24/10). Beberapa SPBU di Palembang memang susah mendapatkan stok solar dari PT Pertamina, seperti yang dialami SPBU di Jalan Demang Lebar Daun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kondisi tidak teratasi, pelaku usaha berencana menutup operasional SPBU hingga ada solusi yang ditawarkan Pertamina.
"Sebagai Ketua DPD Hismawana Migas Sumsel, saya sangat prihatin dan
sungguh tidak menyangka," kata Djunaidi Ramli kepada pers, Senin
(24/10).
Dikatakan dia, banyak alasan yang dikemukakan Pertamina di situasi saat
ini. Diantaranya, pembatasan dilakukan karena kuota solar 2011 sudah
hampir habis. Jika dibuka, terjadi over seperti di 2010 lalu, dimana
kelebihan kuota itu hingga kini belum dibayar oleh pemerintah karena
subsidi.
Sementara versi lain, kesannya Pertamina menyalahkan Pemerintah Provinsi. Dalam hal ini Gubernur Sumsel yang tidak mengajukan permintaan kuota tambahan ke Jakarta.
"Menurut saya, ini alasan Pertamina saja. Gubernur tidak akan tahu seberapa besar kuota karena memang tidak dilapori," katanya.
Sementara versi Hiswanamigas, kekosongan solar ini terjadi akibat aksi
monopoli dalam sektor angkutan BBM. Dimana Pertamina hanya menunjuk satu perusahaan transportasi yang hanya menyediakan 50 unit truk tangki BBM, sedangkan jumlah SPBU yang ada di Sumsel 200 lebih.
(gus/gus)










































