Setidaknya hal ini tercermin dari jawaban Taufiq Kiemas ditanya tentang reaksi Megawati Soekarnoputri terhadap pernyataannya. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP yang menjabat sebagai Ketua MPR itu, dicegat wartawan seusai upacara pelantikan Ketua PPATK, Muhammad Yusuf, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/10/2011).
"Kemarin ketemu, ketawa-ketawa saja. Tidak ada cemberut-cemberutan," jawab Kiemas sambil tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah biasa diajari soal perbedaan pendapat," ucap Kiemas.
Lebih lanjut dia menjelaskan, konteks pernyataannya melarang Megawati menjadi bakal Capres 2014 adalah untuk mendorong munculnya pemimpin baru di tingkat nasional. Bagaimanapun, pemerintahan membutuhkan regenerasi agar pengelolaan kehidupan bernegara tetap berjalan dan menjadi tugas pemimpin saat ini untuk mempersiapkannya.
"Leader harus memikirkan next generation, harus ada regenerasi," tegasnya.
(lh/gun)










































