"Kita usul di sepanjang BKT ada jalur sepeda seperti di Blok M sampai Taman Ayodia. Kita advokasi untuk pemerintah," kata Ketua Umum Bike to Work Toto Sugito di FX Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2011).
Toto mengatakan, jalur sepeda itu nantinya bisa digunakan sebagai feeder bagi pengendara yang ingin melanjukan perjalanan dengan kereta api atau bus TransJ. "Tidak perlu jalur panjang, tapi bagaimana sepeda jadi feeder kereta api dan busway," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingin parkir, jadi aman. Kantor ada shower dan lokernya. Kita ingin sepeda bukan hanya rekreasi, tapi transportasi. Bukan cuma tren tapi jadi gaya hidup," ucap Toto.
Toto percaya, dengan bersepada masyarakat Jakarta bisa berhemat. Bercermin pada dirinya sendiri, satu orang dapat menghemat uang transportasi Rp 800 ribu per bulan.
"Saya dari Cibubur ke Tebet, waktu tempuh 1 jam 20 menit. Cukup modal air putih. Dengan transportasi umum, Rp 200 ribu per minggu. Efisiensi juga terbukti, dengan 199 orang yang bersepeda baru, maka mengurangi kemacetan," imbuh Toto.
Toto menilai advokasi yang sudah dilakukan, meski belum maksimal setidaknya sudah ada sedikit perhatian dari pemerintah daerah. "Memang sudah ada UU No 22 Tahun 2009, dan di-mention sepeda harus ada fasilitas yang layak. Namun UU saja tidak cukup, tapi Perda," tegasnya.
(nal/vit)










































