"Ya kalau melihat PDIP, tidak akan ada yang berani bersuara. Tidak ada yang akan melarang," kata pengamat politik UI Zulfikar Ghazali saat dihubungi, Senin (24/10/2011).
Diakui Zulfikar, Megawati figur tunggal di PDIP. Kalau hanya Taufiq Kiemas yang memberi 'larangan' tidak akan mempan. Megawati mempunyai perhitungannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PDIP identik dengan Megawati. Saat ini belum ada figur yang kuat di partai berlambang banteng itu. Kalau pun pada akhirnya Megawati berani menyiapkan kadernya, dia memilih sejumlah kader yang cukup handal.
"Ada Maruarar Sirait, ada Pramono Anung, dan ada Trimedya Panjaitan. Itu bisa dikader, kalau Puan masih agak jauh, nantilah 2019," jelas Zulfikar.
Namun, bila Megawati tetap memilih maju dan tidak melakukan kaderisasi, peluang tetap saja ada meski berat. "Megawati harus realistis dan jangan emosional. Kiranya 2014 saatnya yang lebih muda tampil," tuturnya.
(ndr/vit)











































