Kondisi tersebut menyebabkan atrean panjang kendaraan di SPBU dan mengganggu lalu lintas. Misalnya pada sebuah SPBU di Pangkalanbalai, Kabupaten Banyuasin, ratusan kendaraan mengantre. Mereka menunggu datangnya pasokan minyak dari Pertamina ke SPBU tersebut.
"Stok solar dan bensin habis sejak semalam dan sampai saat ini belum ada kiriman dari Pertamina," kata Ujang, pengelola SPBU itu kepada wartawan, Senin (24/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diterangkan Sulai, pasokan BBM ini hanya bertahan empat jam mengingat kebutuhan solar paling sedikit 26.000 liter per hari. Sejumlah sopir truk mengeluhkan langkanya BBM ini.
"Perjalanan kami menjadi lebih lama, biaya membengkak. Bagaimana negara ini, kian hari kian kacau bae," kata Petrus, seorang sopir truk yang membawa barang dari Jakarta ke Medan.
(tw/fay)











































