Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Eksekutif MSN, Rico Marbun, dalam jumpa pers di Jl Dukuh Patra, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2011).
"86.4% warga DKI menilai kinerja Foke-Prijanto buruk dalam menangani kemacetan. Sementara itu, 84.0% menilai kinerja mereka buruk dalam mengatasi banjir," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan Pemilukada DKI yang akan berlangsunng tahun depan, Rico mengatakan, masalah kemacetan merupakan hal yang harus diprioritaskan.
"31,32% warga menganggap kalau Gubernur yang akan datang harus bisa mengatasi kemacetan. Selain itu banjir, 20,8% dan kemiskinan, 12,7%," terangnya.
Kendati demikian, nama Foke tetap unggul dalam hal popularitas. Menurut Rico, popularitas Foke hanya bisa disaingi oleh Tantowi Yahya.
"Popularitas Foke berada paling tinggi di angka 97.5% sedangkan Tantowi, 91.5%. Lalu sisanya seperti Nachrowi Ramli, hanya 24.8% dan calon independen Faisal Basri, 25.5%," imbuhnya.
(mad/mad)










































