"Ukuran PDI Perjuangan dalam memilih bupati, gubernur, ini jelas ideologi Pancasila, dukungan publik lewat survei, dan dukungan internal. Kalau Ibu Mega kesehatan tidak masalah, dukungan internal saya yakin sangat kuat. Beliau terpilih dalam kongres dan menjadi formatur tunggal. Kalau semua syarat terpenuhi, semua tidak ada alasan melarang Ibu Mega nyapres," ujar politisi muda yang akrab disapa Ara ini.
Hal ini disampaikannya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa survei Indobarometer dan JSI dan lainnya tidak ada yang dibiayai Ibu Mega dan semua hasilnya Ibu Mega nomor dan suaranya di atas partai. Artinya dukungan Ibu Mega bukan dari dalam tapi juga dari luar buktinya angkanya 19 persen,"tuturnya.
Meski PDI Perjuangan belum memutuskan siapa bakal capresnya, semua kader Banteng Moncong Putih wajib tunduk. Megawati juga harus patuh kalau partai memutuskannya menjadi capres.
"Kami memang belum memutuskan siapa capresnya. Tapi sebagai partai besar pasti targetnya itu. Memang kita belum berhasil dalam dua pilpres itu memang perlu pertimbangan, kalau pada waktunya surveinya bagus dan dukungan solid pasti maju. Ibu Mega juga tidak bisa melawan kalau partai yang memutuskan mendukung," tandasnya.
(van/lrn)










































