"Kami bukan dari PT Freeport atau karyawannya, kita adalah warga yang berada di wilayah kerja PT Freeport. Kami ke sini tujuannya meminta supaya di sana dipulihkan aman seperti dahulu," ujar juru bicara warga, Solihin kepada wartawan.
Hal ini ia sampaikan kepada wartawan sebelum menggelar pertemuan dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan adukan, supaya aparat segera memulihkan kondisi di sana. Karena banyak warga juga yang merasa tidak aman," terangnya.
Menurut perwakilan warga tersebut, pasca bentrokan dan penembakan yang terjadi di sekitar wilayah Freeport, jalan menuju Timika ke Tembagapura, juga sebaliknya jadi tidak aman. Bila ada warga dari Timika ingin menuju ke Tembagapura harus dikawal aparat.
"Dulu jalan dari Timika ke Tembagapura paling lama satu setengah jam, tapi kini bisa 6 sampai 7 jam. Kita harus dikawal petugas, pakai Tank dan rompi anti peluru. Ini sungguh mencekam bagi kami," terang warga lainnya.
(nal/nal)











































