Warga akhirnya mendatangi kantor PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) di Jalan Perdana, Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (24/10/2011). Perwakilan dari warga akhirnya diterima pihak PT Palyja untuk diajak berdialog.
"Kami mendatangi kantor Palyja karena sebagai pelanggan PAM, kami sudah tidak tahan menanggung kecewa akibat terhentinya aliran air bersih PAM dari Palyja," kata Koordinator Warga, Rudi, kepada wartawan, Senin (24/10/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak bisa menerima alasan Palyja yang mengatakan bahwa aliran air berhenti karena debit air kecil," ujarnya.
Sejak pasokan air bersih dari Palyja terhenti, kata Rudi, warga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Dalam sehari, warga membeli air dari pedagang air gerobak yang harga satu gerobaknya Rp 40.000. Untuk memenuhi kebutuhan warga dalam sehari bisa mengeluarkan uang hingga Rp 100.000.
"Berat juga kalau harus beli air setiap hari," keluh Rudi.
Menurutnya, air tanah di wilayah pemukiman di Kalideres tidak dapat digunakan untuk masak, minum dan cuci sehingga warga sangat tergantung pada pasokan air dari Palyja.
Dalam pertemuan tadi, kata Rudi, pihak Palyja menawarkan solusi dengan pengadaan air bersih melalui mobil tangki. Namun, lanjut Rudi, usulan ini ditolak warga.
"Biasanya air yang mereka kirim lewat mobil tangki jumlahya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga," kata Rudi.
Sebelumnya Corporate Communication Head PT Palyja, Meyritha Maryanie mengatakan, pipa air bersih milik PT PAM Lyonnaise Jaya atau Palyja yang berada di Meruya, Jakarta Barat (Jakbar), bocor sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya, suplai air bersih ke sejumlah pelanggan di Jakbar mengalami gangguan.
"Hari ini sebagian pelanggan PT Palyja mengalami gangguan suplai air bersih. Hal ini disebabkan adanya kebocoran pipa 500 mm yang berlokasi di Meruya," kata Meyritha, Minggu (23/10/2011).
Berikut Suplai Air Terhenti di Jakarta Barat:
Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Pejagalan, Rawa Buaya, Duri Kosambi, Semanan, Kapuk Muara, Kedaung, Kali Angke, Kapuk, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Kamal, Kamal Muara, Kali Deres, Pegadungan, dan sekitarnya.
Suplai Air Menurun
Kelapa Dua, Meruya Selatan, Srengseng, Meruya Utara, Kebon Raya, Jelambar Baru, Wiaya Kusuma, dan sekitarnya.
(did/aan)










































