SPBG Pinangranti Belum Beroperasi, Bus TransJ Lebih Lama 10-20 Menit

SPBG Pinangranti Belum Beroperasi, Bus TransJ Lebih Lama 10-20 Menit

- detikNews
Senin, 24 Okt 2011 13:42 WIB
SPBG Pinangranti Belum Beroperasi, Bus TransJ Lebih Lama 10-20 Menit
Jakarta - Waktu yang ditempuh bus TransJakarta untuk melakukan perjalanan dari koridor hingga mengisi BBG saat ini lebih lama 10-20 menit. Hal ini dikarenakan SPBG Pinangranti yang belum beroperasi pasca meledaknya tabung gas bus TransJakarta pada 20 Oktober lalu.

"Rata-rata waktu untuk proses pengisiannya dari koridor hingga SPBG dan mengisi, 10-20 menit lebih lama," kata Kepala Badan Layanan Umum TransJakarta M Akbar saat dihubungi, Senin (24/10/2011).

SPBG Pinangranti yang mengalami kerusakan hingga saat ini belum selesai diperbaiki. Pihak operator pun belum tahu kapan pastinya SPBG ini akan bisa melayani distribusi BBG kembali. Hanya saja pihak SPBG Pinangranti menjanjikan akan memberi layanan lagi secepatnya.

"Ini pasti mempengaruhi headway. Tapi kita tidak menghitung headway-nya berapa. Cuma memang waktu keberangkatan lebih lama, terutama siang dan sore," terang Akbar.

Dia menambahkan, pada pagi hari pelayanan bus TransJakarta tidak terlalu terganggu. Sebab bus-bus berbahan bakar gas tersebut telah mengisi BBG pada malam hari atau pada pagi hari sebelum operasi.

"Tapi kalau Koridor I (Blok M-Kota) tidak terganggu karena busnya pakai solar," imbuh mantan Kepala Subdinas Teknis Lalu Lintas Jalan Pemprov DKI ini.

Demi memberikan pelayanan maksimal pada konsumen, BLU TransJakarta akan terus mengevaluasi dan memantau di mana saja terdapat penumpukan penumpang. Jika terjadi penumpukan penumpang di koridor tertentu, maka akan diperbantukan bus dari koridor lain yang relatif lebih sepi.

"Kita juga memonitor di SPBG, bus dari koridor mana saja yang antre," ucap Akbar.

Bus TransJ bernopol B 7228 IV yang melayani Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) meledak tabung gasnya pada Kamis (20/10) pagi lalu. Akibat peristiwa tersebut, bus rusak parah. SPBG Pinangranti pun terkena imbasnya. 3 Orang mengalami luka-luka karena peristiwa itu.

(vit/fay)


Berita Terkait