Lapas Kerobokan yang berkapasitas 300-an terpidana, menampung lebih dari seribu orang.
Anggota Komisi III DPR FPD Ruhut Sitompul menyatakan siap mendukung program pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang dianggap tidak representatif lagi. Perbaikan Lapas harus menjadi perhatian pemerintah dalam upaya penegakan hukum.
Menurut Ruhut, sebagai wakil rakyat yang kini menduduki kursi di Komisi III, program kunjungan ke Lapas seakan menjadi agenda wajib. Pernyataan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin bahwa Lapas ;Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Bali, sudah over load dan memerlukan perbaikan, sudah pernah diungkapkannya.
"Dulu kami melakukan kunjungan ke sana malam hari dan kita tahu persis waktu itu sudah kelebihan. Bayangkan saja di sana terpidananya mencapai ribuan. Padahal, hanya cukup untuk 300-an orang," kata Ruhut kepada Jurnalparlemen.com di Jakarta, Minggu (23/10).
Dengan terpilihnya Amir Syamsudin sebagai Menhukham dan Denny Indrayana sebagai wakilnya diharapkan dapat meningkatkan akselerasi kinerja program pemerintah. "Kita lihat minimal enam bulan," ujar Ruhut yang mengaku akan melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara pada masa reses ini.
(nwk/nwk)











































