8 Capim KPK Mulai Diseleksi DPR Senin Besok

8 Capim KPK Mulai Diseleksi DPR Senin Besok

- detikNews
Minggu, 23 Okt 2011 17:15 WIB
Jakarta - 8 Orang calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengikuti tahap seleksi di Komisi III DPR, Senin (24/10) besok. Untuk seleksi tahap awal, mereka akan diminta membuat makalah.

"Mereka kami minta buat makalah," terang Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman, saat dihubungi wartawan, Minggu (23/10/2011).

Benny menjelaskan, setiap calon akan diminta membuat makalah dengan tema yang berbeda-beda. Apa temanya, akan diundi besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Temanya nanti diundi," katanya.

Terkait jumlah calon yang akan diseleksi, Benny sudah memastikan Komisi III akan memilih 4 nama dari 8 nama yang diajukan Panitia Seleksi (Pansel) KPK. Penegasan ini sekaligus menyudahi polemik soal pengajuan 8 nama di mana Ketua KPK Busyro Muqoddas tidak perlu menjalani seleksi di DPR lagi.

Dalam kesempatan berbeda, anggota Komisi III DPR Nudirman Munir juga memastikan bahwa capim KPK besok akan membuat makalah. Kemungkinan, tema yang akan diajukan seputar kasus-kasus yang telantar selama ini di KPK.

"Iya besok buat makalah, kita ingin lihat bagaimana pemikiran mereka tentang korupsi dan kasus-kasus yang terlantar, apakah mereka berani menuntaskan, seperti Bailout Bank Century" kata Nudirman di sela-sela diskusi di Cikini, Jakarta, Minggu (23/10/2011).

Proses pembuatan makalah, lanjutnya dilakukan seharian penuh. Pekan depan masuk tahap fit and proper test.

"Setelah selesai buat makalah baru nanti ada penilaian dari tim," katanya.

Dia berharap proses seleksi capim KPK tidak akan ada hambatan. Karena direncanakan proses ini bisa rampung dan menghasilkan 4 nama pada Desember mendatang.

"Semoga Desember semuanya selesai," imbuh politisi Golkar ini.

Adapun ke 8 nama yang akan mengikuti seleksi besok yaitu Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Aryanto Sutadi, Zulkarnain, Handoyo Sudrajat, Adnan Pandu Pradja dan Abraham Samad.

Saat ke duanya disinggung kabar yang beredar bahwa sudah ada penetapan empat nama yang diloloskan Komisi III DPR, yakni Abdullah Hehamahua, Abraham Samad, Zulkarnaen dan Aryanto Sutadi, dengan tegas mereka berdua membantahnya.

"Nggak perlu ditanggapi lah, namanya surat kaleng kan nggak jelas keberadaannya. Intinya paket pimpinan itu belum ada," kata Benny.

"Bagi saya itu pembusukan terhadap parlemen," ucap Nudirman.

(lia/nwk)


Berita Terkait