"Itu inisiatif pribadi (maju menjadi gubernur). Saya sudah aktif di komisi dari 2009, melihat dukungan aspirasi dari masyarakat, saya turun langsung tiap hari bertemu sama mereka. Partai juga mendorong, kenapa tidak? 13 Tahun saya di politik, saya memang disiapkan jadi pemimpin," kata Wanda Hamidah di Pasific Place, Jakarta, Sabtu (22/10/2011).
Wanda menilai gubernur perempuan akan memiliki beberapa kelebihan. Menurutnya perempuan bisa lembut tapi juga bisa keras dan tewas. "Kalau anda lihat, berapa perbandingan pelaku koruptor antara perempuan dan laki-laki. Perempuan lebih takut, lebih khawatir. Perempuan juga di balik kelembutannya paling bisa mengatakan tidak pada praktik kotor," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih banyak yang akan saya bisa perbuat, yang akan lebih bemanfaat untuk perjuangan mereka kalau saya duduk di pemerintahan," imbuhnya.
Wanda mengatakan akan membenahi berbagai aspek di Jakarta jika terpilih menjadi Gubernur DKI. Dia bertekad, kemacetan, banjir, kependudukan dan masalah lingkungan akan dibenahinya.
"Perlidungan perempuan di fasilitas umum harus ada. Harus disediakan untuk perempuan seperti fasilitas menyusui kenapa cuma ada di mal saja," ucapnya.
(nal/vit)











































