Pesawat Bablas 15 M dari Runway Bandara Sepinggan, Ban Terperosok

Lion Air Tergelincir

Pesawat Bablas 15 M dari Runway Bandara Sepinggan, Ban Terperosok

- detikNews
Minggu, 23 Okt 2011 12:28 WIB
Jakarta - Pesawat Lion Air JT 673 tergelincir di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur sekitar pukul 07.24 Wita. Pesawat mendarat melebihi landas pacu (overrun) sejauh 15 meter sebelum akhirnya kedua pasang roda pesawat bagian belakang (main wheel) terperosok di tanah.

"Overrun 15 meter dengan posisi kedua main wheel terperosok di RESA (Runway End Safety Area) Runway 07," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kapuskom Publik Kemenhub) Bambang S Ervan dalam pesan singkat yang diterima, Minggu (23/10/2011).

Pilot in Command pada pesawat berjenis Boeing 737-900 ER dengan nomor resgistrasi PK-LHO adalah Capt Sujud. Semua penumpang dalam keadaan selamat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dari Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sepinggan Balikpapan, Abdullah Husin mengatakan dalam pesawat ada 193 penumpang dewasa, 5 bayi, dan 7 kru pesawat.

Hingga pukul 12.30 Wita, Husin menyebutkan, pasca kejadian tersebut, operasional Bandara Sepinggan Balikpapan ditutup sementara waktu untuk penerbangan dari dan menuju Balikpapan, mengingat proses evakuasi pesawat Lion Air yang masih dilakukan hingga saat ini.

"Hingga pukul 12.00 WITA pun masih ditutup. Karena kondisi saat ini pun di runway masih turun hujan dan proses evakuasi pesawat masih berlangsung," ujar Husin.

"Seluruh penumpang sudah dievakuasi ke terminal bandara, di maskapai Lion Air. Kalau penumpang yang memang tujuan Balikpapan, sudah pulang ke rumah masing-masing," terang Husin.

Akibat kejadian itu, pesawat dari Makassar dan Banjarmasin, terpaksa kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan dan Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

"Sementara ada 2 pesawat dari Makassar dan Banjarmasin. Kedua-duanya balik ke Sultan Hasanudin dan Syamsudin Noor," tutup Husin.

(nwk/vta)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini