Alasan PKS Masih Bertahan di Koalisi

Alasan PKS Masih Bertahan di Koalisi

- detikNews
Minggu, 23 Okt 2011 06:31 WIB
Alasan PKS Masih Bertahan di Koalisi
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak langsung keluar koalisi meski merasa kontrak politik mereka dengan SBY telah dilanggar. Ini alasan kenapa PKS masih bertahan di koalisi, meski mereka tak nyaman lagi berada di koalisi.

"Persoalannya bukan sekedar berani atau tidak berani, kami harus meresponnya dengan pertimbangan secara komprehensif, proporsional dan terukur. Kami tidak ingin terjebak dengan provokasi dan agenda orang lain, kami lebih mencintai bangsa dan negara ketimbang kepentingan sesaat dan emosional," tutur Sekretaris FPKS DPRm Abdul Hakim, kepada detikcom, Minggu (23/10/2011).

Untuk keluar koalisi, menurut Abdul, tidaklah semudah membalik telapak tangan. Karena itu PKS tak bisa spontan keluar koalisi, meski posisi mereka di koalisi kian sulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertimbangan kami bukan saja pertimbangan kepentingan kader dan internal, tetapi seluruh dinamika pasca reshuffle baik sosial, ekonomi, politik, dan keamanan yang terjadi pada bangsa dan negara, harus sungguh-sungguh kami cermati, kami tidak ingin terjadi anarkisme dan kekacauan masa transisi demokrasi yang sedang kita bangun secara konstitusional porak poranda di tengah jalan,"paparnya.

Ia berharap sesama partai koalisi maupun pengamat tidak terus menyudutkan PKS untuk segera keluar koalisi. PKS pun berharap semua pihak menghormati apapun keputusan Majelis Syuro PKS dalam waktu dekat.

"Kami ingin ada kemajuan demokrasi yang lebih substansial, mengantarkan negeri menjadi cita-cita harapannya, menjadi negeri yang adil, makmur, mandiri dan berkeadilan. Beri waktu yang cukup bagi kami untuk menentukan sikap. Mana yang lebih baik bagi bangsa dan negara dalam kondisi seperti ini, tetap dalam koalisi atau diluar,"tandasnya.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads